The Patient (2025) 5.010
Nonton Film The Patient (2025) Sub Indo | REBAHIN
Nonton Film The Patient (2025) –
Steve Carell menghabiskan sebagian besar film “The Patient” dalam keadaan dirantai di lantai ruang bawah tanah, berperan sebagai psikoterapis bagi penculiknya, seorang pembunuh berantai bernama Sam (Domhnall Gleeson). Dr. Alan Strauss yang diperankan Carell tidak hanya bergelut dengan pikiran seorang pembunuh, tetapi ia juga makan makanan cepat saji bersamanya dan menawarkan nasihat karena nyawanya bergantung pada hal itu. Sam cukup tahu bahwa ia membutuhkan bantuan, tetapi ia telah melakukannya dengan cara yang tidak etis. Terkadang Alan bahkan melakukan terapi kilat, seperti ketika ada calon korban di ruang boiler, dan dorongan Sam untuk membunuh tampaknya siap untuk mengambil alih.
“The Patient,” yang dibuat oleh Joel Fields dan Joseph Weisberg, mencoba untuk terlibat dengan budaya kejahatan nyata dengan menemukan caranya sendiri yang menarik untuk masuk ke dalam pikiran seorang pembunuh sambil memenuhi keinginan kita untuk menganalisis karakter yang terganggu secara psikologis. Premisnya menjadi kurang menarik, sehingga durasi film menjadi terlalu panjang dan merugikan bagian-bagian yang sebenarnya efektif dalam upaya seorang pria untuk membuat penculiknya memahami bagaimana rasanya berada di posisi orang lain. “The Patient” adalah perjalanan panjang untuk menciptakan empati di benak yang paling gelap, tetapi secara keseluruhan film ini menjadi permainan pikiran yang terlalu panjang dan membosankan.
Disutradarai sebagian oleh Chris Long dari serial FX “The Americans,” “The Patient” kesulitan membuat pengaturan dua karakter ini menarik secara visual; sebaliknya, kita malah merasakan kengerian dari detail-detail di ruang bawah tanah, seperti pintu geser kaca yang tidak terkunci yang berada sepuluh kaki di depan jangkauan Alan. Episode demi episode, “The Patient” mengulang adegan-adegan di mana wajah Carell terlihat kelelahan, mengumpulkan pikirannya, dan terjebak. Beberapa lamunan membawa kita ke masa lalunya, dan ke terapisnya, penyimpangan yang menjadi lebih menarik daripada sesi terapi yang panik.
Dikenal sebagai “Pembunuh John Doe” karena cara dia mencuri dompet korbannya, Sam terbukti menjadi simbol membosankan dari seorang psikopat Amerika biasa. Meskipun peran itu sendiri sangat menantang—begitu putus asa mencoba menyampaikan sesuatu tentang anak mama yang suka minum Dunkin’, kompulsif, dan antisosial yang menyukai Kenny Chesney—Gleeson hanya mampu menampilkan sedikit hal. Potret seorang pembunuh berantai yang dilukiskan di sini terlalu berlebihan dalam penyajiannya, dengan alis yang sangat lebat disertai tatapan kosong, dan penyampaian dialog Gleeson yang datar menyatu dengan kehadiran pembunuh yang monoton. Gleeson menggambarkan pembunuh ini sebagai anak nakal yang seperti robot. Bukannya menjadi lebih mengerikan, malah membuat kita ingin memutar mata.
Sebagian dari hal ini berasal dari bagaimana Sam digambarkan—serial ini tidak cukup menekankan absurditas konsepnya, penahanan yang memberikan terapi gratis ini bercampur dengan perilaku buruk Sam yang berlebihan. Momen-momen teror yang singkat disajikan dengan biasa saja, seperti pembunuhan di tempat parkir yang dipentaskan tanpa banyak daya tarik, dan terus-menerus menekankan fakta bahwa pembunuh berantai ini masih belum tertangkap setelah semua ini. “The Patient” tidak mengutamakan kekerasan, tetapi juga tidak tahu bagaimana membuat adegan tiba-tiba gelap, biasanya dengan karakter yang terkejut dan terengah-engah, terasa begitu menakutkan.
Ada nuansa sentimental dalam “The Patient” yang muncul ke permukaan sepanjang film, sebagian besar berkat penampilan kontemplatif Carell. Dalam penawanan, Alan menghabiskan waktu memikirkan hubungannya dengan putranya, Ezra, yang menjadi Ortodoks (seorang “Yahudi ekstrem,” sebut Alan) dan terasing dari keluarga. Ketika istri Alan, seorang penyanyi Yahudi bernama Beth (Laura Niemi) meninggal karena kanker, itu menciptakan ketegangan yang lebih besar. Serial ini kembali pada evaluasi ulang Alan tentang Ezra hampir sebagai jeda dari ruang bawah tanah, dan itu menjadi berulang. Ini adalah cara yang bertele-tele bagi serial ini untuk sampai pada perasaan dan pengungkapan yang sebenarnya bisa lebih menyentuh jika disampaikan dalam porsi yang lebih kecil.
Carell juga membantu membentuk cerita ini sebagai kisah bertahan hidup, di mana Alan mengumpulkan kekuatan batinnya yang berasal dari imannya—termasuk penglihatan tentang penulis buku “Man’s Search for Meaning”, Viktor Frankl, di kamp konsentrasi yang menginspirasi buku tersebut. Ketegangan yang lemah dalam alur cerita tidak menimbulkan kecemasan tentang kelangsungan hidup Alan, tetapi setidaknya kita dapat melihat ketahanan yang dipertaruhkan dalam tatapan Carell yang semakin lelah. Sepanjang waktu, ia harus tetap tenang saat menggunakan berbagai metode terapi pada Sam, menyusun strategi agar ia dapat meyakinkan Sam untuk akhirnya melepaskannya.
“The Patient” adalah jenis serial panjang yang lebih unggul dalam hal sentimentalitas daripada eksekusi dramatisnya, sebagian karena yang pertama lebih berharga daripada yang terakhir. Hatinya berada di tempat yang tepat, terutama sebagai teks yang percaya pada terapi dan empati. Tetapi pikirannya berputar-putar ketika mencoba membuat penonton memahami apa yang ingin disampaikannya.
Jangan lupa untuk selalu cek Film terbaru kami di REBAHIN.
Genre:Thriller
Actors:David Cade, Kate Beckinsale, Kelly Greyson, Michael Sirow, Ryan Phillippe
Directors:Mukunda Michael Dewil






