kantorbolakantorbolakantorbolakantorbolakantorbola77kantorbola77kantorbola77kantorbola88kantorbola88kantorbola88kantorbola99kantorbola99kantorbola99

The Exploding Boy (2023) 5.910

5.910
Trailer

Nonton Film The Exploding Boy (2023) Sub Indo | REBAHIN

Nonton Film The Exploding Boy (2023) – Jangan tertipu oleh judulnya; “The Exploding Boy” (2023) tidak membahas ledakan apa pun, atau setidaknya bukan ledakan sungguhan. Jika kita berbicara tentang ledakan metaforis, ya, judulnya cukup tepat dan cukup jelas. Film ini berkisah tentang Alex Silver (Parris Bates), seorang remaja yang angsty yang bermimpi menjadi Jim Henson berikutnya. Namun, seperti kebanyakan remaja lainnya, hidup tidak berpihak padanya. Ia dirundung di kelasnya, tidak punya teman, ayahnya menyebalkan, dan tetangga-tetangganya mengganggunya tanpa alasan yang jelas. Semua ini tentu cukup untuk membuatnya meledak, tetapi untungnya, ia tidak meledak, dan mengapa atau bagaimana ia menahan diri agar tidak meledak menjadi inti cerita.

Sebagai kisah pendewasaan seorang remaja yang angsty yang yakin akan tujuannya tetapi tidak tahu bagaimana mencapainya, “The Exploding Boy” tidak membuatnya berantakan total. Namun, untuk seorang anak laki-laki yang bermimpi menjadi Jim Henson berikutnya, film ini tidak terlalu berfokus pada aspirasi dan sumber inspirasinya. Meskipun narasinya entah bagaimana memperjelas bahwa boneka adalah caranya mengekspresikan diri dan perasaannya, ketertarikannya pada boneka belum dieksplorasi dengan baik. Beberapa cuplikan tentang bagaimana ia menganggap boneka sebagai media ekspresinya akan menambah kedalaman dan lapisan pada film, yang sangat kurang.

Kehidupan Alex yang membosankan dan suram mulai berubah ketika Julius (Daniel Q. Taylor) mendaftar di kelasnya. Meskipun awalnya enggan, Alex perlahan menjalin persahabatan dengan Julius, yang kemudian berubah menjadi sesuatu yang lebih intim. Perjalanan kedua remaja ini dan penerimaan serta pemahaman Alex secara bertahap terhadap dirinya sendiri telah ditampilkan dengan cara yang sangat menyenangkan dan estetis. Parris Bates telah menggambarkan kebingungan seorang remaja yang tidak benar-benar mengerti apa yang terjadi padanya atau apa yang diinginkannya.

Namun, terlepas dari beberapa elemen yang bagus, ceritanya terkadang terasa tidak koheren. Sebagian besar karakter sebenarnya bisa dikembangkan lebih detail. Alex memiliki ayah yang menyebalkan, tetapi apakah dia memang selalu seperti itu, atau adakah sesuatu yang membuatnya menjadi seperti ini? Pertanyaan-pertanyaan seperti itu mungkin tidak selalu penting untuk dijawab, tetapi memberikan penjelasan tentu akan membantu cerita.
Kita memang mengetahui bahwa ibu Alex berselingkuh, tetapi itu bukanlah satu-satunya alasan ayahnya menjadi seperti ini karena hubungan mereka sudah buruk ketika ibunya berselingkuh. Karakter ibu Alex dikembangkan lebih baik daripada ayahnya. Ia adalah seorang ibu rumah tangga yang terjebak dalam pernikahan yang buruk. Ia mencoba memperbaiki dirinya dengan mengikuti kelas olahraga, tetapi kemudian keadaannya memburuk. Namun, kisahnya lebih baik daripada kisah suaminya.

Para aktor di sini telah melakukan pekerjaan yang cukup baik dan membawa film ini dengan baik. Bates tampaknya telah menghayati karakter Alex karena seolah-olah kita hanya melihat Alex, bukan seseorang yang memerankannya. Hal yang sama berlaku untuk Taylor, yang dengan mudah masuk ke dalam dunia Alex. Sebagai ayah yang penuh kebencian, Stephens memerankannya dengan sempurna, dan penonton pasti akan menumbuhkan rasa benci tertentu terhadapnya. Adrienne Sparks memerankan seorang ibu yang penyayang dengan mudah, sekaligus menggambarkan masalah yang dihadapinya dalam pernikahan dan kehidupannya.

Jangan lupa untuk selalu cek Film terbaru kami di REBAHIN.