kantorbolakantorbolakantorbolakantorbolakantorbola77kantorbola77kantorbola77kantorbola88kantorbola88kantorbola88kantorbola99kantorbola99kantorbola99

Detective Conan: One-Eyed Flashback (2025) 6.710

6.710
Trailer

Nonton Film Detective Conan: One-Eyed Flashback (2025) Sub Indo | REBAHIN

Nonton Film Detective Conan: One-Eyed Flashback (2025) –

Detective Conan: One Eyed Flashback mungkin menjadi satu-satunya film animasi dari franchise populer yang saya tonton di tahun ini. Ekspektasi yang saya pasang pun tidak terlalu tinggi karena sadar bahwa film panjang ke-28 dari franchise ini akan memiliki unsur yang mirip dengan film-film sebelumnya. Ada sebuah kasus besar yang dampaknya lebih desktruktif dan setiap karakter dari serial animasinya akan ditampilkan sebanyak mungkin sebagai fan service. Namun, film yang disutradarai oleh Katsuya Shigehara memberikan kejutan yang cukup menyenangkan melalui karakter Kogoro Mouri.

Kelompok baru yang mendapatkan porsi cerita lebih pada film ke-28 ini adalah trio polisi dari Nagano. Adegan pembukanya saja mengungkap sebuah kecelakaan di gunung bersalju yang meninggalkan luka dan cidera permanen untuk Kansuke Yamato. Maka itu, dalam serialnya Yamato mudah dikenal lewat bekas luka berbentuk X di mata kirinya dan berjalan menggunakan tongkat. Peristiwa yang sama masih diselidiki oleh Koji “Wani” Sametani, teman Kogoro di kepolisian yang kemudian mengajak Kogoro untuk bertemu. Ketika Kogoro, Ran, dan Conan tiba di tempat yang dijanjikan, Wani tewas ditembak dan pelakunya segera melarikan diri ke tengah kota. Hubungan pertemanan Kogoro dengan korban membuat dirinya ingin intens mengikuti penyelidikan yang nantinya melibatkan tiga pihak kepolisian yang punya kepentingan masing-masing.

Alurnya cukup efektif dalam memberikan benang merah untuk karakter lain dari serialnya. Ketika latar tempatnya meluas ke situs pengamatan benda langit di Nobeyama, lokasi tersebut ternyata dikunjungi oleh Profesor Agasa dan kelompok detektif cilik. Tempat yang sama pula terasa penting bagi Yamato karena ada trigger khusus yang perlahan mengembalikan ingatan tentang musibah yang menimpanya. Walaupun sedikit, penampilan Sonoko pun tetap bisa memberikan hiburan tersendiri bagi penggemarnya.

Dalam kasus yang ditangani para polisi, drama yang ikut menggali latar belakang Yamato dan rekan detektifnya, Yui Uehara dihadirkan kembali di layar lebar. Pada film ini, peran Kogoro jelas diberikan kontribusi yang lebih besar daripada di 3-5 film sebelumnya. Naskah buatan Takeharu Sakurai enggan membuatnya memberikan analisis asal-asalan, bahkan tidak ada adegan “Kogoro Tidur” untuk kali ini. Motivasi dirinya tentu lebih personal sehingga ia lebih menolak keterlibatan Conan dalam kasus pembunuhan dari temannya. Karena baginya, perkara yang dihadapinya bukan sarana bermain-main. Sayang sekali, kilas balik yang menunjukkan eratnya hubungan Kogoro dan Wani di masa lalu ditempatkan pada sekuens yang kurang tepat (bukan salah atau sembarang).

Naskahnya menyisipkan konflik internal dari kepolisian yang berhubungan dengan RUU penegakan hukum di Jepang. Sebuah drama yang mungkin membosankan untuk diikuti karena padatnya dialog yang dibawakan dan makin banyak karakter tak umum yang diperkenalkan. Namun, akibat dari kebijakan politik yang terjadi menimbulkan motif pelaku yang koheren dengan motivasi protagonisnya, yakni tentang menghadapi duka kepergian orang terdekat.

Elemen aksinya terbilang tidak menghadirkan situasi yang baru. Ada upaya Conan mengejar pelaku pembunuhan dengan skateboard-nya, ada pertunjukan bela diri dari Ran, ada pula aksi anggota detektif cilik yang menghentikan sosok tersangka pada film ini. Dalam stake yang lebih tinggi, film ini memiliki deretan aksi yang lebih mendebarkan. Contohnya seperti baku tembak di gunung bersalju dan upaya ilmiah dalam memanfaatkan gelombang suara demi menciptakan longsor salju.

Secara keseluruhan, adegan klimaksnya lebih baik dari film di tahun sebelumnya. Babak pengungkapan pelakunya cukup mengejutkan walaupun motifnya mudah untuk ditebak. Adegan kejar-kejaran yang disajikan hadir cukup seru dilihat dari kontribusi banyak protagonisnya dalam menghentikan sang pelaku. Ketika para polisi dan badan keamanan publik terlibat pengejaran yang mendebarkan, Conan dan teman detektif ciliknya mencuri perhatian lewat upaya memanipulasi lintasan langit. Kita pun akan kembali dibuat kagum pada kemampuan lapangan dari Kogoro yang masih mumpuni sebagai seorang polisi.

Jangan lupa untuk selalu cek Film terbaru kami di REBAHIN.