kantorbolakantorbolakantorbolakantorbolakantorbola77kantorbola77kantorbola77kantorbola88kantorbola88kantorbola88kantorbola99kantorbola99kantorbola99

Young Mothers (2025) 7.010

7.010
Trailer

Nonton Film Young Mothers (2025) Sub Indo | REBAHIN

Nonton Film Young Mothers (2025) –

Ini adalah masa-masa sulit bagi duo bersaudara dalam dunia perfilman. Kakak beradik Coen, yang dulunya tak terpisahkan, telah berpisah secara artistik—Joel dengan adaptasi Shakespeare hitam-putih, “The Tragedy of Macbeth” (2021), dan Ethan dengan dua film noir slapstick yang penuh warna, “Drive-Away Dolls” (2024) dan “Honey Don’t!” (2025). Kakak beradik Safdie juga berkarya sendiri: tahun lalu kita disuguhi “The Smashing Machine” karya Benny, sebuah potret ringan namun brutal tentang seorang juara gulat, dan “Marty Supreme” karya Josh, sebuah kisah menegangkan tentang seorang pemain pingpong yang hebat. Sesuai dugaan, banyak pengamat yang ingin mengubah seni menjadi adu kekuatan, mengadu Coen melawan Coen, Safdie melawan Safdie, dan berteori tentang siapa di antara saudara kandung yang lebih berbakat.

Semoga Tuhan melarang kita untuk pernah berdebat tentang saudara-saudara Belgia, Jean-Pierre dan Luc Dardenne, yang, berdasarkan bukti dari drama baru mereka, “Young Mothers,” tidak berpisah atau melambat. Selama kurang lebih tiga dekade, Dardenne bersaudara, yang kini berusia tujuh puluhan, telah membangun filmografi dengan konsistensi artistik, dramatis, dan politik yang luar biasa sehingga menunjukkan kesadaran sinematik tunggal dalam dua tubuh. Dalam karya terobosan mereka, “La Promesse” (1997), mereka merangkai sebuah thriller realis yang menegangkan tentang seorang remaja Belgia yang tangguh, seorang penindas imigran ilegal yang pertama kali merasakan kesadaran moralnya dari hal yang paling sederhana: sebuah janji yang ia buat, dan menolak untuk mengingkarinya, kepada seorang pria yang sekarat. Dengan film itu, Dardenne bersaudara secara efektif menyampaikan sumpah mereka sendiri kepada penonton, yang didasarkan pada prinsip-prinsip yang dipegang teguh: realisme yang tajam, pengamatan yang cermat, dan, yang terpenting, kecepatan yang luar biasa. Film Dardenne biasanya berdurasi sekitar sembilan puluh menit dan mencakup, paling lama, beberapa hari waktu naratif. (Drama tentang hak-hak buruh, “Two Days, One Night,” dari tahun 2014, bukanlah satu-satunya film mereka yang bisa menyandang judul itu.) Sejarah protagonis itu penting, para pembuat film tahu, tetapi konfrontasi paling signifikan dalam hidup—yang mengungkapkan siapa kita dan terbuat dari apa kita—memiliki cara untuk menyerang kita dalam sekejap.

Beberapa dekade kemudian, dampak Dardennes terhadap realisme sinematik hampir tidak dapat dilebih-lebihkan, dan mereka, sampai batas tertentu, telah dikalahkan oleh pengaruh mereka sendiri yang sangat dihormati. Teknik mereka yang kasar, yang diserap oleh para pembuat film di seluruh dunia, telah melunak; mereka masih mengikuti karakter mereka dalam pengambilan gambar panjang dengan kamera genggam, tetapi kebiasaan mereka—yang paling radikal digunakan dalam “The Son,” mahakarya mereka dari tahun 2003—untuk fokus pada bagian belakang telinga protagonis telah hilang. Meskipun demikian, mereka tidak pernah mendekati untuk melanggar prinsip-prinsip penting tersebut. Inti dari karya mereka adalah pertanyaan tentang apa yang kita berutang satu sama lain—apa yang didorong oleh kesopanan untuk kita lakukan, dan dengan biaya berapa. Dalam “The Son,” seorang tukang kayu mempertimbangkan kemungkinan membalaskan dendam atas pembunuhan anaknya. Dalam “The Kid with a Bike” (2012), seorang penata rambut terpaksa, oleh kekuatan di luar pemahamannya, untuk turun tangan atas nama seorang anak laki-laki yang tidak memiliki siapa pun. Realitas kemiskinan, pengabaian, rasisme, dan kekerasan adalah hal-hal keras yang terus-menerus terjadi di dunia kelas pekerja karya Dardennes, tetapi para pembuat film tetap percaya pada keberlangsungan kebaikan—sebuah kekuatan yang, menurut mereka, semakin kuat karena ketidakpastian yang gigih yang dapat membuatnya berakar.

Jangan lupa untuk selalu cek Film terbaru kami di REBAHIN.