Accused (2023) 6.310
Nonton Film Accused (2023) Sub Indo | REBAHIN
Nonton Film Accused (2023) – Atau semua pujian yang menggetarkan yang ditujukan pada drama dapur berlatar Chicago, The Bear, justru Boiling Point, film yang setara dengan film berlatar Dalston karya Philip Barantini setahun sebelumnya, yang benar-benar menangkap panas dan kengerian bekerja di restoran. Difilmkan dalam satu pengambilan gambar yang berkesinambungan, film ini merupakan kemenangan teknis sekaligus mahakarya dalam ketegangan di atas tali, mungkin terasa canggung di momen-momen terakhir yang berlebihan, tetapi cukup memikat sehingga di akhir, Anda merasa kelelahan seperti tukang cuci panci yang baru saja menyelesaikan shift sibuk.
Sebelum serial sekuel Barantini yang sangat dinantikan tayang di BBC akhir tahun ini, ia telah menciptakan sebuah film thriller dengan taruhan yang jauh lebih tinggi, sebuah film menegangkan yang hampir tak tertahankan tentang teror menjadi sasaran perburuan penyihir di media sosial. Accused adalah versi smartphone dari subgenre tuduhan salah yang sudah lama ada dan berlatar hanya dalam satu hari ketika kehidupan sehari-hari seorang warga London berubah menjadi kekacauan yang sebagian besar sangat mudah dipercaya.
Harri (Chaneil Kular dari Sex Education) meninggalkan kota untuk menjaga anjing orang tuanya saat mereka berlibur, meninggalkan London beberapa saat setelah pengeboman mematikan di kereta bawah tanah. Kita menyaksikan bagaimana Twitter berubah dari kejutan menjadi spekulasi ketika rekaman CCTV tersangka menjadi viral, pacar Harri bercanda bahwa itu sepertinya kembarannya. Dalam adegan yang tersusun rapi, Harri menonton TV dengan laptop terbuka, tanpa melihat layar saat rentetan tweet mulai bermunculan, seorang teman lama Harri menduga bahwa dialah dalangnya.
Wajar jika sebagian besar pembuat film kesulitan menangkap pasang surut komunikasi digital yang imersif, baik secara teknis maupun dramatis, yang terlalu sering menarik kita keluar ketika seharusnya kita langsung terlibat. Barantini, bekerja sama dengan rekan penulis Boiling Point-nya, James Cummings, dan penulis baru Barnaby Boulton, menemukan cara untuk menghubungkan kedua dunia secara visual dan emosional. Kengerian Harri saat menyaksikan semua itu terpantul tercermin dalam dunia kita, dan kejatuhannya terbukti menyakitkan bagi kita semua. Setiap sindiran yang ceroboh, setiap informasi yang dibagikan secara sembrono, setiap hinaan yang menyusul, semuanya meningkat secara mengerikan, bahaya segera meninggalkan layar laptop dan memasuki realitas fisik Harri. Sebagai pria Inggris keturunan Asia Selatan, rasnya merupakan faktor penentu yang menyedihkan dan tak terelakkan dalam tuduhan tersebut dan kemudian dalam bagaimana ia digambarkan. Barantini tidak menghindar dari rasisme keji yang mudah dianut oleh orang-orang yang menganggap diri mereka sebagai warga negara moderat dan bermaksud baik di dunia nyata.
Film ini menggambarkan momen mengerikan kita, bukan hanya dalam kemasan digitalnya, tetapi juga dalam potret suramnya tentang kebencian dan ketakutan yang terus meningkat dan mudah disebarluaskan, yang semakin mendistorsi cara orang memandang dan memperlakukan satu sama lain. Meskipun tak pernah mencapai puncak kejayaan ini, film ini sering mengingatkan kita pada drama mengerikan karya Thomas Vinterberg tahun 2012, The Hunt, di mana kehidupan Mads Mikkelsen yang sederhana di kota kecil hancur setelah tuduhan palsu yang menggambarkannya sebagai seorang pedofil. Kedua film ini menangkap kegelisahan yang lembap karena terjebak di suatu tempat yang kita khawatirkan tak akan pernah bisa keluar, seperti terseret pasir hisap, teror yang menggerogoti karena dianggap sebagai sesuatu yang bukan diri kita.
Kular menjadi sosok orang biasa yang sangat berempati, kepanikannya yang meningkat terasa sangat tidak nyaman untuk ditonton, sebuah keseimbangan yang bijaksana antara rasa takut, kesal, dan kekecewaan, mengkhawatirkan keselamatannya sendiri sembari teringat akan kefanatikan yang mengelilinginya. Paruh pertama terasa berat, tetapi kecemasan kita secara aneh berkurang ketika cuitan kebencian berubah menjadi kekerasan yang sarat kebencian, dan film ini terasa tersendat ketika beralih menjadi film thriller invasi rumah yang lebih konvensional. Film ini bukannya tidak efektif (kekerasannya justru sangat kejam), tetapi ada sesuatu yang terasa agak hambar ketika adegan-adegan kepanikan yang lebih familiar mulai muncul, dan film ini menjadi lebih mirip dengan banyak film sebelumnya, dengan ketegangan yang mereda setiap menitnya. Film ini relatif singkat, hampir 90 menit, tetapi mungkin akan lebih baik jika diadaptasi menjadi drama TV yang lebih padat, berdurasi satu jam, dan terasa hampir seperti episode Black Mirror yang membumi. Namun, sebelum mencapai dan melampaui titik didihnya, Accused memberikan pukulan yang dahsyat.
Jangan lupa untuk selalu cek Film terbaru kami di REBAHIN.
Actors:Ben Mars, Chaneil Kular, Frances Tomelty, Gamin Mantis, Jay Johnson, Lauryn Ajufo, Nila Aalia, Nitin Ganatra, Ollie Teague, Robbie O'Neill
Directors:Barnaby Boulton, Philip Barantini






