kantorbolakantorbolakantorbolakantorbolakantorbola77kantorbola77kantorbola77kantorbola88kantorbola88kantorbola88kantorbola99kantorbola99kantorbola99

Evil Does Not Exist (2023) 7.010

7.010
Trailer

Nonton Film Evil Does Not Exist (2023) Sub Indo | REBAHIN

Nonton Film Evil Does Not Exist (2023) – “Anda tidak akan bisa memulai lebih awal jika Anda mengejar kesempurnaan,” renung seorang pengusaha kaya yang kebingungan saat melakukan obrolan video dengan dua bawahannya yang terkejut dalam film baru karya penulis-sutradara Ryûsuke Hamaguchi. Dalam konteks percakapan yang sebenarnya, sentimen tersebut bahkan lebih tidak masuk akal daripada yang terlihat. Dan ada juga pertanyaan, apakah kesempurnaan itu sendiri… ada? Judul film ini tampak seperti pernyataan yang definitif, tetapi pada akhirnya bukan pernyataan yang benar-benar diselesaikan oleh film itu sendiri. Namun demikian, dalam adegan pembukanya, film ini menampilkan kehidupan pedesaan yang hampir seperti Eden.

Adegan pembuka, yang berlangsung cukup lama, menjadi kuncinya. Sudut pandangnya adalah sepasang mata yang memandang ke atas dari tanah, ke dahan-dahan pohon hutan yang gundul dan langit cerah di atasnya. Ini adalah adegan yang mengharukan. Mereka yang mengingat “Vampyr” karya Carl Theodor Dreyer, dan visi mimpi buruk sang protagonis, akan ingat bahwa ini kurang lebih merupakan sudut pandang seseorang di dalam peti mati, jika orang itu masih hidup. dan peti mati itu memiliki jendela.

Penglihatan yang indah sekaligus meresahkan itu beralih ke sosok Takumi yang bahagia dan produktif, seorang duda dengan seorang putri kecil yang lincah dan cerdas. Di luar rumahnya yang kecil dan nyaman, ia sedang menebang kayu, dan ia sangat ahli dalam hal itu. Ia memiliki dua cadangan bahan bakar perapian yang melimpah dalam tumpukan yang rapi. Lingkungannya sangat indah, dan kesehatannya prima (nanti kita akan melihat bahwa ia, seperti banyak orang senegaranya, adalah seorang perokok). Sambil mengambil air dari sungai terdekat, ia berbicara dengan seorang tetangga. Mereka adalah penduduk sebuah desa kecil dan sangat terpencil di luar Tokyo, sebuah tempat yang hampir sepenuhnya tak tersentuh. Saat mereka melihat-lihat tepi sungai, Takumi, seorang pencinta alam, menemukan wasabi liar. Ia akan memetiknya dan membawanya ke restoran lokal di mana wasabi itu akan menjadi bumbu untuk hidangan yang ia nikmati bersama dua tamu.

Takumi (Hitoshi Omika) agak linglung, dan ia khawatir akan terlambat ketika ia ingat harus mengambilnya. Hana dari sekolah. Sesampainya di sana, kita disuguhi bidikan lain yang tak biasa dan memikat: anak-anak kecil memenuhi area parkir sempit seolah membeku, dan kamera mengambil gambar dolly lateral yang lambat saat Takumi perlahan masuk. Kebetulan, mereka hanya bermain permainan lampu merah/lampu hijau, tetapi visi awalnya adalah sesuatu yang sangat puitis.

Hamaguchi adalah seorang pembuat film yang fasih dan mampu menjadi sangat rumit. “Drive My Car,” film terobosan internasionalnya di tahun 2021, sebuah film Jepang langka yang tidak hanya meraih nominasi Oscar untuk Film Internasional Terbaik tetapi juga untuk Film Terbaik, meskipun berdurasi tiga jam, merupakan salah satu filmnya yang paling konvensional secara naratif. “Evil Does Not Exist” adalah sesuatu yang berbeda, dimulai sebagai studi karakter sekaligus perumpamaan ekologi dan berubah menjadi mimpi buruk yang penuh teka-teki. Surga desa Takumi diguncang oleh pengusaha yang disebutkan sebelumnya, yang telah membeli sebidang tanah di desa tempat ia ingin membangun resor “glamping”—dan melakukannya dengan murah. Bawahannya, Takahashi (Ryuji Kosaka) dan Mayuzumi (Ayaka Shibutani) mengadakan pertemuan penjangkauan dengan penduduk desa. Di sana, dalam tradisi Jepang, mereka dihajar habis-habisan oleh keberatan-keberatan penduduk desa yang benar-benar tepat dan berwawasan luas terkait ekologi dan dampak komunitas.

Bos mereka, seorang yutz yang diperankan oleh Yoshinori Miyata, seorang yutz yang licik dan jenaka, mengusulkan agar mereka mencoba merekrut Takumi. Namun, kepercayaan diri Takumi yang diam-diam meyakinkan mereka bahwa mereka berada di pihak yang salah, terlepas dari pekerjaan atau tidak. Dalam sebuah adegan yang sangat lucu, Takahashi meminta untuk membelah beberapa batang kayu Takumi, dan ketika ia akhirnya “memahaminya”, ia praktis menyatakan dirinya sebagai manusia baru.

Jangan lupa untuk selalu cek Film terbaru kami di REBAHIN.